TUHAN YESUS SANGAT BAIK
I would like to testify. On Saturday, May 25, 2024, at exactly 2:30 AM, my wife experienced severe pain in the lower right part of her abdomen. I thought my wife had appendicitis because the symptoms were similar. At 6:30 AM, the pain had not subsided, so I tried some therapy to alleviate the pain, but it only provided temporary relief. I quickly took my wife to a clinic to check the cause of the pain. At the clinic, the doctor examined my wife based on her complaints, then performed a urine test. The results, explained by the doctor at 2:00 PM, showed the presence of amorphous crystal stones, amorphous urate crystals, and bacteria in my wife’s urinary tract, which was causing the severe pain. To determine the size and location of the crystals, the doctor gave us a referral to Surya Husada Hospital’s Urology Surgery Department for an ultrasound, as the clinic did not have an ultrasound machine. I managed to get an appointment for Sunday, June 2, 2024.
I asked Mr. Wawan for advice on dealing with the crystal stones and sent him the urine test results for a clearer solution. Mr. Wawan provided guidance through a Zoom video GM, which included a short prayer to address illnesses, emphasizing that once the illness is identified, it can be eliminated through short prayers and by mixing drinking water with holy water. I followed Mr. Wawan’s advice, praying daily after meditation, before work, and at any time, asking Jesus through Mother Mary and GM for healing and a miracle for my wife. I mixed holy water into our drinking water and blessed it daily. Additionally, I conducted daily therapy to eliminate the crystal stones and bacteria, ensuring both kidneys and the urinary tract were free from illness.
My wife, who previously was reluctant to read affirmations, began to regularly pray, meditate, and read affirmations, including special affirmations I made for her. Fortunately, the pain did not recur. In short, I took my wife for the ultrasound on Sunday, June 2, 2024. My wife felt anxious and had negative thoughts, fearing potential procedures. However, I remained confident that a miracle would happen for my wife. Before the ultrasound, the doctor examined her abdomen and lower back, mentioning that swollen kidneys could be dangerous. During the ultrasound, the doctor did not find any crystal stones or bacteria. My wife’s kidneys were declared clean, and the urinary tract showed no signs of crystals or bacteria. My wife felt both happy and emotional upon hearing the doctor’s words, who also confirmed no further action was needed. After leaving the room, my wife and I thanked Jesus for the extraordinary miracle. Immediately, I felt a sense of relief and coolness after saying that prayer.
Since this incident, my wife has diligently read prayers, meditations, and affirmations, which she previously neglected. I see this as God’s way of encouraging her to be more devout in her affirmations and granting her healing.
In essence, the stronger our faith, the more miraculous the blessings we receive.


Thank you, Jesus, Mother Mary, and Grand Master GM Rony Irianto, for this extraordinary miracle.



Dody Andriawan – Denpasar, Bali
============================
TUHAN YESUS SANGAT BAIK
Mohon ijin untuk bertestimoni. Pada hari sabtu tgl 25 mei 2024 tepat jam setengah 3 pagi istri saya mengalami nyeri hebat pada perut kanan bagian bawah. Saya kira istri saya mengalami usus buntu karena gejalanya sama seperti usus buntu. Lalu jam setengah 7 rasa sakit itu tidak kunjung ilang sempat saya terapi untuk menghilangkan penyebab rasa nyeri tersebut, tetapi sakit itu cuma hilang sebentar. Saya bergegas mengajak istri saya ke klinik untuk mengecek penyebab sakit tersebut. Sampai di klinik istri dicek oleh dokter dengan keluhan yang dialami oleh istri saya lalu dokter melakukan cek urin dan hasilnya diberikan pukul 2 siang dijelaskan oleh dokter menunjukkan adanya batu kristal amorf, batu kristal amorf urat serta bakteri pada saluran kencing istri saya dan itu salah satu penyebab nyeri hebat yang dialami istri saya dan untuk memastikan ukuran, dan letak batu kristal tersebut diberikan surat rujukan ke rumah sakit Surya Husada bagian Bedah Urologi untuk melakukan USG karena diklinik tersebut tidak ada alat untuk USG. Saya pun mencari jadwal dan mendapatkan jadwal hari minggu tanggal 2 Juni 2024. Saya sempat bertanya kepada pak wawan untuk mengatasi batu kristal tersebut dan saya kirim hasil tes urin itu ke pak wawan agar lebih jelas mendapatkan solusinya dan pak wawan memberikan petunjuk melalui video zoom GM yang isinya mengenai doa pendek untuk mengatasi sakit penyakit, apalagi nama penyakitnya sudah ditemukan tinggal dimusnahkan lewat doa pendek dan juga air minum di campur dengan air suci begitu ucap pak wawan. Lalu saya ikuti saran pak wawan. Saya setiap hari doa pendek selesai meditasi, berangkat kerja dan dimanapun saya tetap berdoa memohon kepada Tuhan Yesus melalui Bunda Maria dan juga GM agar diberikan kesembuhan dan keajaiban untuk istri saya, air minum saya campur dengan air suci dan saya blessing setiap harinya. Selain itu saya terapi langsung setiap hari untuk memusnahkan batu kristal, bakteri agar kedua ginjal dan saluran kencing tersebut bersih dari sakit penyakit. Begitu juga dengan istri saya, yang dulunya malas membaca affirmasi pada saat sakit, istri saya rutin setiap harinya membaca doa meditasi dan affirmasi serta affirmasi khusus yang saya buatkan untuk istri saya. Untungnya nyeri tersebut tidak kambuh lagi. Singkat cerita, saya mengantar istri melakukan cek USG hari minggu tanggal 2 Juni 2024. Istri sudah merasa tidak tenang, berfikiran negatif takut dilakukan tindakan. Tetapi saya tetap yakin akan ada keajaiban untuk istri. Sebelum di USG dokter mengecek perut dan juga punggung bagian bawah, jika nanti ginjalnya bengkak itu berbahaya begitu ucap dokter. Pada saat di USG dokter tidak menemukan batu kristal dan bakteri tersebut. Dan ginjal istri saya dibilang bersih, saluran kencing juga bersih tidak ada satu pun batu kristal dan bakteri yang ada di kedua ginjal dan saluran kencing tersebut. Istri senang dan sedih mendengar apa yang dikatakan oleh dokter tersebut. Dan dokter menyatakan tidak perlu melakukan tindakan selanjutnya. Setelah keluar dari ruangan saya dan istri mengucap terimakasih atas mukjizatnya yang luar biasa ajaib yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Seketika kepala saya terasa terangkat dan sejuk setelah mengucapkan doa tersebut. Setelah kejadian ini dan sampai saat ini istri saya rajin membaca doa meditasi dan affirmasi. Yang dulunya sedikit malas. Saya ambil sisi positifnya mungkin ini adalah jalan Tuhan yang diberikan kepada istri saya, sehingga dia rajin membaca affirmasi dan juga diberikan kesembuhan untuk istri saya.
Intinya semakin tinggi keyakinan kita, semakin ajaib mukjizat yang kita dapatkan


Terimakasih Tuhan Yesus, Bunda Maria, Maha Guru GM Rony Irianto mukjizatnya yang luar biasa ini



Dody Andriawan – Denpasar Bali

